menu
  • Inspirasi Millenial
  • Viral
  • Galeri
  • Video
  • LAINNYA

# Bitcoin

  • G-20 Luncurkan Kerangka Kerja Pengawasan Bitcoin Cs – read more
  • Bitcoin Sudah Bisa Penuhi Syariat Islam – read more
  • Polisi Ungkap Judi Bola Pakai Bitcoin Senilai Rp 21 Triliun – read more
  • Kota New York Beri Izin Mata Uang Virtual ke Perusahaan Bitpay – read more
Mitos Mistis Tanjakan Emen Dan Puntung Rokok
Next Posts
Berbagai mitos berkembang tentang tanjakan Emen

22,572 views

Tribun Video - Tribunnews.com

Berbagai Versi Tentang Emen

Bermula dari kisah yang entah fakta atau rekaan belaka itulah nama Emen disematkan. Lama-kelamaan jalur curam dan berliku disebutlah tanjakan Emen. Sebenarnya cerita mistis tentang tanjakan Emen di ruas jalan raya yang menghubungkan Kabupaten Bandung Barat dengan Kabupaten Subang itu cukup variatif. Tokoh utamanya memang Emen tetapi detail kejadian sehingga si sopir meninggal dunia di kawasan itu banyak versi. Satu versi menyebut bahwa pada satu hari mobil yang dikemudikan Emen terbalik dan terbakar di tanjakan itu. Emen tewas seketika. Sejak peristiwa itulah warga Kampung Cicenang di Kecamatan Ciater menyakini sosok Emen kerap mengganggu para pengemudi.

Versi lain menyebutkan konon, jalan ini diberi nama Emen yang diambil dari nama seorang sopir angkot sayur jurusan Bandung-Subang. Sopir tersebut diduga tewas akibat kecelakaan saat mengangkut ikan asin dari Ciroyom, Bandung menuju Subang sekitar tahun 1964. Mobilnya terbalik dan terbakar, sang supir terjebak di dalamnya dan ikut terbakar hidup-hidup. Jalanan di sekitar kawasan ini tidak seramai sekarang.

Nama Emen diabadikan karena konon ia adalah satu-satunya sopir yang berani melintas di jalan itu pada malam hari. Semua versi cerita itu akhirnya melahirkan mitos baru agar setiap pengendara dapat selamat ketika melintasi tanjakan Emen. 

Versi terakhir menyebutkan bahwa Emen sebenarnya korban tabrak lari dan mayatnya disembunyikan di semak-semak sekitar tanjakan. Dalam cerita yang lain disebutkan Emen terbakar dalam mobil yang kecelakaan, hingga jasadnya hangus bersama kendaraannya. Ada yang menyebut si Emen sebenarnya bukan sopir, melainkan kenek truk. Konon, dalam satu kecelakaan pada tahun 1960, Emen terseret bus saat sedang memperbaiki kendaraannya yang mogok.  Selain itu juga, disebutkan bahwa Emen adalah sopir opelet dengan trayek Subang-Bandung. Dia dan penumpang opeletnya tewas setelah kendaraan yang dikemudikannya menabrak tebing lalu terbakar.

Puntung rokok 

Banyak sopir membuang puntung rokok yang menyala saat melintas di tanjakan Emen demi menghindari sial. Konon, para sopir selalu merokok saat menyetir kendaraannya. Ritual itu dikaitkan dengan cerita bahwa Emen perokok berat. Sebagai penolak bala, para pengendara yang tahu tentang mitos tanjakan Emen, biasanya akan melempar rokok, sekedar membunyikan klakson, atau melemparkan uang recehan. 

Konon, sebagai bentuk penghormatan bagi arwah Emen yang menjadi mitos itu, para pengemudi yang melintas biasanya menyalakan sebatang rokok. Setiap pengemudi angkot sayur yang melintasi jalan penghubung Bandung-Subang ini selalu melemparkan puntung rokok mereka ke pinggir jalan. Hal ini dipercaya agar pengemudi tak diganggu arwah Emen. Rokok tersebut disebut sebagai simbol pemberian untuk arwah Emen.

REAKSI ANDA?

Facebook Conversations



Artikel Terkait