menu
  • Inspirasi Millenial
  • Viral
  • Galeri
  • Video
  • LAINNYA

# Bitcoin

  • G-20 Luncurkan Kerangka Kerja Pengawasan Bitcoin Cs – read more
  • Bitcoin Sudah Bisa Penuhi Syariat Islam – read more
  • Polisi Ungkap Judi Bola Pakai Bitcoin Senilai Rp 21 Triliun – read more
  • Nilai Bitcoin Bak Roller Coaster, Bisa 'Cuan' Rp 200.000/Jam! – read more
4 Hal Penting Wajib Diketahui Dari Emas Sebelum Dijadikan Instrumen Investasi
Next Posts
Tips yang perlu diketahui masyarakat mengenai emas dan investasi emas

9,909 views

emas batangan. Ilustrasi shutterstock.com

Saat logam mulia emas ditemukan, tidak perlu waktu lama bagi orang-orang untuk menyadari bahwa logam satu ini istimewa. Mulai dari zaman dahulu sudah banyak yang memanfaatkan emas, khususnya di bidang perdagangan dan dijadikan mata uang untuk jual beli.

Seiring perkembangan zaman, emas menjadi salah satu bentuk aset finansial yang banyak diminati investor. Meskipun begitu, ternyata tidak semua investor mengenal dengan baik tentang seluk-beluk emas itu sendiri.

Akibatnya, emas sering disalahpahami perannya. Sebenarnya, apa yang perlu diketahui masyarakat mengenai emas dan investasi emas? Berikut penjelasannya dikutip dari Cermati.

1. Emas jadi alat tukar

1. Emas jadi alat tukar

emas batangan murni. shutterstock

Dalam pasar bebas, emas bisa dianggap sebagai mata uang karena memiliki harga. Harga emas di pasar bebas berfluktuasi terhadap mata uang negara, seperti dolar, yen, atau euro. Emas memiliki kaitan yang erat dengan mata uang dolar Amerika Serikat (AS). Hal ini dikarenakan emas sering kali diperdagangkan dengan menggunakan mata uang tersebut.

Karenanya, ada korelasi terbalik antara harga emas dan dolar AS. Adanya korelasi ini bisa dipertimbangkan ketika harga emas dinilai sebagai nilai tukar. Sama seperti halnya dengan seseorang yang dapat menukarkan dolar AS ke mata uang yen Jepang. Mata uang kertas juga bisa ditukarkan ke emas.

2. Harga emas tergantung suplai dan permintaan

2. Harga emas tergantung suplai dan permintaan

emas . shutterstock

Dalam beberapa analisis yang dilakukan Gold Anti-Trust Action Committee (GATA), mereka mengklaim bisa memprediksi apa yang akan terjadi pada harga emas. GATA mencari tahu pertambahan permintaan emas untuk perhiasan serta industri dan permintaan emas untuk investasi, termasuk permintaan pembatalan hedging oleh perusahaan pertambangan.

GATA melakukan perbandingan total hasil tersebut dengan supply tahunan logam mulia emas (supply pertambangan, penjualan emas dari bank sentral). GATA melakukan analisis pasar emas dengan mempertimbangkan jumlah permintaan dan pengiriman yang memengaruhi pergerakan harga emas.

3. Tambang emas dan permintaan

3. Tambang emas dan permintaan

Jika ditarik analisis ke belakang mana kala membandingkan jumlah produksi emas dengan total demand emas dari tahun 1972 hingga 2007, bisa dikatakan bahwa pada saat harga emas mengalami peningkatan, produksi emas sebenarnya tetap atau flat.

Hal ini terjadi disebabkan dua alasan utama. Pertama, selama terjadi tren harga emas yang turun, perusahaan tambang emas dipaksa untuk meningkatkan kualitas emas agar lebih tinggi. Dengan kata lain, perlu menambang porsi bijih dengan kualitas yang lebih baik. Pada saat harga emas mulai naik, aktivitas tambang akan diubah dengan menambang biji emas dengan kualitas yang lebih rendah.

Kedua, pada saat periode harga emas mengalami penurunan, biaya untuk kegiatan eksplorasi menurun. Jadi, saat harga emas meningkat, hanya akan ada sedikit perusahaan pertambangan yang akan beroperasi. Perusahaan tambang membutuhkan waktu paling tidak 7-10 tahun dari penemuan bijih untuk mulai melakukan kegiatan tambangnya.

4. Korelasi permintaan emas untuk perhiasan dan bank sentral

4. Korelasi permintaan emas untuk perhiasan dan bank sentral

Yang terjadi naiknya demand perhiasan berbarengan dengan naiknya harga emas. Kenyataannya, dari 1999 hingga 2000-an terjadi rekor permintaan perhiasan. Namun, bukannya menguat, pasar emas justru melemah.

Hal tersebut menjadi sebuah kondisi yang berlawanan karena biasanya dalam supply dan demand, permintaan yang tinggi akan menyebabkan harga naik.

Ternyata hal tersebut disebabkan permintaan emas tersebut berasal dari bank-bank sentral dunia. Bank-bank sentral menyimpan emas sebagai cadangan moneter.

Sumber: http://bit.ly/2EDTL1p

REAKSI ANDA?

Facebook Conversations



Artikel Terkait