menu
  • Inspirasi Millenial
  • Viral
  • Galeri
  • Video
  • LAINNYA

# Bitcoin

  • G-20 Luncurkan Kerangka Kerja Pengawasan Bitcoin Cs – read more
  • Bitcoin Sudah Bisa Penuhi Syariat Islam – read more
  • Polisi Ungkap Judi Bola Pakai Bitcoin Senilai Rp 21 Triliun – read more
  • Kota New York Beri Izin Mata Uang Virtual ke Perusahaan Bitpay – read more
Miliki Tubuh Kekar Bak Pria, Begini Kisah Aprilia Manganang Jadi Atlet Voli Putri
Next Posts
April merupakan Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) yang resmi bergabung beberapa tahun lalu

27,270 views

Kolase Grid.ID

Grid.ID - Setelah sempat diperbincangkan mengenai bonus yang akan diterima Lalu Muhammad Zohri akan diangkat menjadi seorang TNI, ternyata banyak atlet Indonesia yang juga menjadi seorang anggota TNI.

Salah satunya Rifki Ardiansyah, peraih emas cabang olahraga Karate Asian Games 2018 yang merupakan anggota TNI, dan ada beberapa fakta yang tak banyak orang tahu.

Seperti atlet bola voli putri andalan Indonesia, Aprilia Santini Manganang, atau yang akrab disapa Aprilia Manganang merupakan anggota TNI AD (Angkatan Darat).

April merupakan Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) yang resmi bergabung beberapa tahun lalu.

Saat dilantik menjadi Kowad, April berpangkat sebagai Serda (Sersan Dua).

Sebelum menjadi atlet ternama dan juga anggota TNI, Aprilia merupakan gadis kecil yang tangguh dan kerap membantu kedua orangtuanya.

Menyadari bahwa lahir dari keluarga yang kurang berada, Aprilia bersedia membantu orangtuanya berjualan.

Melansir dari Juara.net, April mengatakan bahwa ia saat kecil membantu ibunya berjualan pisang goreng.

"Ketika kecil, saya sudah membantu Mama berjualan pisang goreng di sekitar rumah.

Saya harus berjalan cukup jauh. Supaya dagangan cepat habis, saya menjual dengan harga semurah mungkin, misalnya 5 pisang goreng harganya Rp 1000," ungkap April.

Perempuan kelahiran 27 April 1992 ini juga menuturkan bahwa hobi olahraganya berawal dari kebiasaannya saat kecil.

"Awalnya suka bermain basket dan voli di sekolah, hingga pernah mengikuti kejuaraan di kampung halaman. Imbalan yang saya dapat mulai dari ucapan terimakash, mi instan hingga telur rebus," tambahnya.

Sejak kecil berusaha keras, tak disangka bila April kini berhasil menjadi atlet voli andalan bangsa.

Ia juga tergabung dalam Kowad, dan makin membuktikan bahwa selama ini, cacian banyak orang yang menyebut dirinya laki-laki mampu terbantahkan.

instagram.com/info.tni

Melansir dari Kompas.com, saat acara resmi Kowad 2017 lalu, ia mengaku canggung saat harus berdandan layaknya anggota Kowad.

Seperti yang kita tahu, Kowad identik dengan feminim dan juga dandanan serta riasan muka.

Hal ini tentu tak mudah bagi April, mengingat ia merupakan gadis tomboy yang jarang sekali berpenampilan feminim.

Bahkan, ia mengatakan bahwa terakhir kali memakai rok saat ia SMA.

"Saya terakhir kali mengenakan rok saat masih SMA.

Bagi saya rok itu keramat. Mungkin saya akan mengenakannya ketika menikah atau kalau Lee Min-ho melamar hahaha," ujar atlet sangar penggemar drama Korea tersebut.

April mengaku kaku karena dalam acara resmi Kowad, ia ituntut cantik dan berdandan sebagaimana mestinya seorang perempuan.

"Pas di foto itu aku kelihatan kaku banget. Kalau anggota Kowad yang cewek kan memang wajib pakai makeup saat acara resmi. Sudah lama sekali tak berdandan seperti itu," ujar April.

"Dulu pernah pakai gaun saat peneguhan sidi (baptis), itu pun sudah lama sekali," kenang April kepada Kompas.com.

Tetapi, pekerjaannya kini mau tak mau menuntut April berpenampilan cantik dan feminim.

"Akan tetapi, namanya juga kerja.

Aku disuruh pakai rok, sepatu high heels yang tingginya lima senti dan harus jalan feminim.

Aku pun sebenarnya enggak mau ngaku kalau itu aku," ujar April yang mengaku malu saat harus berdandan cantik.

Bahkan ia mengatakan bahwa susah tidur saat H-1 sebelum acara pelantikan karena ia tak bisa membayangkan bagaimana saat ia harus pakai rok dan berias wajah.

Ia bahkan mengaku cedera ankle karena pake high heels.

"Bayangkan saja, aku sampai cedera ankle karena pakai sepatu high heels. Kan tahu sendiri, basic aku tuh cowok banget, lalu tiba-tiba harus berpenampilan cantik," tambahnya.

Meski begitu April mengaku harus profesional kerja. Ia juga bersyukur karena resmi menjadi anggota Kowad.

Di pekerjaannya, April bertugas di bagian jasmani karena berbagai prestasinya di bidang olahraga, terutama voli.

Pekerjaannya tersebut ia anggap jaminan masa depan ketika ia harus berhenti dari dunia voli.

"Saya ini kan enggak selamanya bermain voli. Nanti kalau sudah pensiun, setidaknya saya punya pekerjaan tetap. Orangtua juga sudah mewanti-wanti hal ini," tutupnya.

Hari ini, Senin (27/8/2018) Aprilia harus bermain lagi melawan Thailand.

Semoga Serda Aprilia Manganang bisa membawa kemenangan bagi tim bola voli putri dan mempersembahkan emas untuk Indonesia ya. (*)

REAKSI ANDA?

Facebook Conversations



Artikel Terkait