menu
  • Inspirasi Millenial
  • Viral
  • Galeri
  • Video
  • LAINNYA

# Bitcoin

  • G-20 Luncurkan Kerangka Kerja Pengawasan Bitcoin Cs – read more
  • Bitcoin Sudah Bisa Penuhi Syariat Islam – read more
  • Polisi Ungkap Judi Bola Pakai Bitcoin Senilai Rp 21 Triliun – read more
  • Kota New York Beri Izin Mata Uang Virtual ke Perusahaan Bitpay – read more
Hindari Penggunaan Sabun Batang Bersama, Ini Bahayanya
Next Posts
Bahaya menggunakan sabun batang bersama

26,298 views

Sabun batangan berbahaya jika digunakan bersama (Foto:Ist)

Okezone.com - MANDI memang baik untuk kesehatan. Selain bisa menyingkirkan kuman serta bakteri yang menempel pada tubuh, mandi juga bisa membuat pikiran serta badan kembali segar. Tidak heran banyak orang yang senang berlama-lama mandi di bawah pancuran atau sambil berendam.

Ketika mandi, sudah pasti kita menggunakan sabun. Ada dua jenis sabun yang umum digunakan orang, yakni sabun batang dan cair. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan serta manfaat sendiri bagi kesehatan kulit selain membersihkan tubuh.

Untuk sabun batang, salah satu kekurangannya adalah tidak boleh dipakai secara bersama-sama. Sebab, pemakaian sabun batang secara bersama-sama dapat menyebabkan penyebaran kuman dan bakteri, bertentangan dengan fungsinya.

Melansir dari Medical Daily, Jumat (6/7/2018), sabun batang nyatanya masih bisa mengandung bakteri walau diklaim bersih. Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat (AS) menyarankan Anda untuk lebih memilih sabun cair daripada batang. Apabila memang lebih suka dengan sabun batang, ada baiknya untuk tidak berbagi pemakaian.

Sebuah studi yang dilakukan pada 2006 mengungkap bahwa sabun adalah sumber utama dari infeksi berkelanjutan di klinik-klinik dokter gigi. Dalam penelitian tersebut terungkap bahwa bagian bawah dari sabun batang adalah sarang bakteri.

“Sabun batang biasanya belum cukup kering di antara penggunaan, terutama bagian bawah, sehingga menjadi tempat berkumpulnya bakteri, jamur, dan buih yang bisa menular dari satu orang ke orang lainnya,” ujar ahli dermatologi kosmetik, Neal Schultz, kepada Huffington Post.

Dilansir dari Dokter Sehat, sabun batangan ternyata bisa terinfeksi bakteri metichillin-resistant staphylococcus aureus atau yang biasa disebut MRSA. Masalahnya, bakteri MRSA ini ternyata tidak mempan untuk diatasi dengan antibiotik biasa.

Melansir dari The Health Site, sabun batang juga bisa dipenuhi organisme dari kulit setelah digunakan untuk mandi. Jika Anda memiliki riwayat kekebalan tubuh yang buruk, sebaiknya hindari pemakaian sabun batang bersama-sama dan mulai beralih kepada sabun cair. Meski diklaim antibakteri, sabun batang bukan pembunuh kuman yang efektif layaknya alkohol.

(ndr)

Artikel asli di sini 

REAKSI ANDA?

Facebook Conversations



Artikel Terkait