menu
  • Inspirasi Millenial
  • Viral
  • Galeri
  • Video
  • LAINNYA

# Bitcoin

  • G-20 Luncurkan Kerangka Kerja Pengawasan Bitcoin Cs – read more
  • Bitcoin Sudah Bisa Penuhi Syariat Islam – read more
  • Polisi Ungkap Judi Bola Pakai Bitcoin Senilai Rp 21 Triliun – read more
  • Nilai Bitcoin Bak Roller Coaster, Bisa 'Cuan' Rp 200.000/Jam! – read more
Perempuan Indonesia Ditemukan Membusuk Dalam Lemari Di Malaysia
Next Posts
Penemuan jenazah itu berawal dari kecurigaan penghuni rumah, karena mencium bau busuk.

37,935 views

Santi Restauli Simbolon, wanita Indonesia yang ditemukan membusuk di dalam lemari di Malaysia, Senin (12/3/2018). [Astrowani]

Santi Restauli Simbolon, perempuan Indonesia yang bekerja di Malaysia, ditemukan telah menjadi mayat di sebuah rumah daerah Paya Terubong, George Town, Pulau Penang, Malaysia.

Perempuan berusia 25 tahun yang diduga dibunuh tersebut, ditemukan telah membusuk di lemari pada Senin (12/3/2018).

Ketua Polis Daerah Timur Laut Malaysia Assistant Commisioner (Kombes) Anuar Omar mengatakan, mayat Santi diperkirakan telah disimpan dalam lemari selama tiga hari sebelum ditemukan.

“Mayatnya kali pertama ditemukan terkunci di dalam lemari oleh dua lelaki warga Nepal yang menghuni rumah itu,” kata Omar seperti dilansir New Straits Times, Rabu (14/3/2018).

Penemuan jenazah itu berawal dari kecurigaan penghuni rumah, karena mencium bau busuk. Selain itu, mereka juga mencurigai Santi raib begitu saja.

Mereka mengakui kali terakhir melihat Santi di dalam rumah pada Jumat (9/3) pekan lalu.

Kedua warga Nepal itu menuturkan, Santi adalah kekasih seorang teman senegara mereka bernama Sandip Gurung.

”Mereka mengakui Sandip beberapa kali mengunjungi rumah. Santi sendiri diketahui adalah pekerja pabrik di Bayan Lepas,” terangnya.

Setelah penghuni rumah mencium bau busuk dari dalam lemari kamar tidur, mereka melapor kepada polisi.

Polisi yang mendatangi rumah itu terpaksa menjebol pintu lemari, dan menemukan mayat Santi telah membusuk.

Kekinian, mayat Santi telah dievakuasi ke Rumah Sakit Pulau Pinang untuk diautopsi. Sementara, tak ditemukan bentuk luka luar apa pun di butuh perempuan tersebut.

“Kami tengah melacak keberadaan Sandip. Penghuni rumah itu mengatakan, Sandip kali terakhir ke tempat mereka pada SAbtu (10/3) akhir pekan lalu,” tandasnya.


Sumber: http://bit.ly/2Hzqe6z

REAKSI ANDA?

Facebook Conversations



Artikel Terkait