menu
  • Inspirasi Millenial
  • Viral
  • Galeri
  • Video
  • LAINNYA

# Bitcoin

  • G-20 Luncurkan Kerangka Kerja Pengawasan Bitcoin Cs – read more
  • Bitcoin Sudah Bisa Penuhi Syariat Islam – read more
  • Polisi Ungkap Judi Bola Pakai Bitcoin Senilai Rp 21 Triliun – read more
  • Kota New York Beri Izin Mata Uang Virtual ke Perusahaan Bitpay – read more
Tukang Becak Yang Viral Setelah Wisuda Sarjana Ini Ternyata Juga Pernah Jadi Buruh Bangunan. Salut!
Next Posts
Semoga semangatnya bisa menginspirasi para pejuang skripsi yang belum selesai!

4,509 views

Terlihat bahagia setelah wisuda via keepo.me

keepo.me - Dulu, sempat viral anak tukang becak yang wisuda. Dia bernama Raeni yang juga dinobatkan sebagai wisudawan terbaik di Universitas Negeri semarang. Dia viral setelah diantarkan ayahnya menggunakan becak ketika hendak menghadiri wisuda. Bahkan, Raeni juga mendapatkan beasiswa untuk kuliah S2 di University of Birmingham. Perempuan tersebut dikabarkan lulus pada Desember 2016 dua tahun lalu.

Akhir-akhir ini ada yang viral lagi di media sosial dan menjadi perbincangan netizen, kali ini adalah tukang becak itu sendiri yang menjalani wisuda. Sungguh perjuangan pemuda ini patut diacungi jempol. Dia mempunyai semangat dan tekad yang kuat, sehingga dia bisa menyelesaikan pendidikan sarjananya hingga wisuda.

Muhammad Hamzah Amirullah berasal dari Tanjung Batu, Majene, Sulawesi Barat. Pemuda ini nampak gembira ketika sedang mengayuh becaknya menuju kampus. Dia menjadi pusat perhatian banyak orang hingga warga netizen. Bahkan, dia juga membawa ibunya di becaknya tersebut. Terlihat raut muka bahagia dari keduanya.

Pemuda ini adalah mahasiswa di Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka Sulawesi Barat. Becak yang dikayuhnya tergolong unik dengan tulisan yang tertempel yaitu "pa beca bisa tonji wisuda" yang mempunyai arti bahwa pengayuh becak juga bisa wisuda. Hamzah juga menaruh buku-buku dengan rapi di atas becak yang membantu juga dalam perjuangannya mencapai gelar sarjana tersebut.

Kisah pengayuh becak ini juga mendapatkan tanggapan dari musisi legenda Iwan Fals. Hamzah sebenarnya juga pernah menjadi nelayan hingga kuli bangunan. Perjuangan beratnya sudah dia lakukan sejak Sekolah Dasar. Kegigihannya dan kemaunnya telah membuat dia layak mendapatkan gelar sarjana tersebut.

Pendidikan merupakan hal yang penting bagi kehidupan manusia. Apalagi di zaman yang serba cepat seperti ini. Akan tetapi, biaya Pendidikan juga tidak murah. Selain itu, tekad yang kuat juga dibutuhkan agar studi bisa terselesaikan.

Pemuda asal Sulawesi Barat tersebut bisa menjadi contoh bahwa perjuangan dan tekad yang kuat itu akan membuahkan hasil. Pejuangan juga bukan hal yang serba cepat karena harus melalui proses yang panjang untuk mendapatkannya. Semoga kisahnya tersebut menginspirasi banyak pejuang skripsi yang belum selesai-selesai. Eh!

REAKSI ANDA?