Sat. May 21st, 2022
Daftar Fintech Syariah Berizin dan Terdaftar di OJK Januari 2022

Perusahaan fintech syariah (P2P Lending Syariah) umumnya sama dengan fintech lending yang non-syariah. Keduanya sama-sama memberikan pinjaman online cepat cair kepada nasabah. Bedanya, fintech ini menerapkan prinsip-prinsip syariat Islam dalam praktiknya.

Apa Itu Fintech Syariah?

Melansir dari situs OJK, fintech atau P2P Lending adalah penyedia layanan keuangan yang bisa meminjamkan dana secara online. Jadi, fintech syariah merupakan platform pinjaman online (pinjol) yang menerapkan unsur-unsur syariat.

Fintech Lending Syariah Berizin dan Terdaftar di OJK

1.    Investree

Investree adalah marketplace yang mempertemukan peminjam dan pemberi pinjaman bagi pelaku UKM. Marketplace ini menyediakan dua jenis produk, yaitu pendanaan dan pinjaman. Produk “pendanaan” ditujukan bagi yang ingin mendukung UKM dengan cara meminjamkan sejumlah dana. Sementara itu, produk “pinjaman” ditujukan kepada pelaku UKM yang ingin mendapat pendanaan atau modal usaha.

2.    Ammana.id

Ammana adalah P2P lending syariah yang menyediakan platform investasi pembiayaan untuk UMKM di Indonesia. Selain itu, terdapat produk lainnya yang berupa perencanaan porsi Haji dan PayLater. Keutamaan yang ditawarkan oleh pinjol ini yaitu kehalalan produknya.

3.    Dana Syariah

Dana Syariah merupakan peer-to-peer lending syariah yang berfokus pada pendanaan halal. Lebih tepatnya, calon nasabah diberi opsi antara mendanai atau mengajukan pembiayaan properti. Sementara itu, cakupan pendanaannya bisa berupa pembiayaan konstruksi atau kepemilikan rumah.

4.    Duha Syariah

Duha Syariah menawarkan pinjaman online syariah berupa layanan keuangan yang bebas riba.  Kategori layanannya terbagi menjadi dua, yaitu yang bersifat konsumtif dan perjalanan religi. Produk pendanaan yang ditawarkan berupa pembiayaan atas pembelian barang, perjalanan umroh, wisata halal, dana pendidikan, dan invoice keuangan.

5.    Lahan Sikam

Platform P2P lending ini merupakan penyedia layanan keuangan daerah. Misi Lahan Sikam adalah menciptakan peluang perekonomian dengan cara membangun Indonesia dari daerah. Perusahaan ini memiliki dua produk: pendanaan mikro dan pendanaan petani.

6.    Qazwaa.id

Qazwa.id adalah fintech lending syariah yang memiliki fokus memudahkan pelaku usaha mikro agar mendapat modal usaha. Fintech ini menggunakan kontrak pembiayaan menggunakan akad Murabahah dan Wakalah yang tentunya sesuai dengan syariat. Mereka juga mengedepankan transparansi dengan menggunakan sistem supply chain financing.

7.    PAPITU Syariah

PAPITU merupakan fintech yang bertujuan untuk mengambil peran sebagai pemberi solusi pembayaran berbasis syariat. Produk yang ditawarkan berupa PAPIFUND. Melalui PAPIFUND, nasabah bisa mendapatkan pendanaan untuk beragam kebutuhan hidup.

8.    Ethis

Ethis adalah peer-to-peer syariah yang menawarkan pendanaan digital kepada semua kalangan. Sama seperti yang lainnya, fintech ini juga hadir untuk turut serta memajukan perekonomian syariah di Indonesia.

9.    ALAMI Sharia

ALAMI Sharia adalah platform pinjaman online yang memfasilitasi peminjam dan pemberi pinjaman dengan prinsip-prinsip syariah. Fintech ini juga telah berperan membantu UMKM dalam menjalankan bisnis yang beragam.

Sembilan daftar penyedia layanan keuangan digital di atas merupakan fintech yang terdaftar di OJK pada tanggal 3 Januari 2022. Fintech syariah di atas merupakan platform pendanaan untuk UMKM yang ada di Indonesia dengan kaidah syariat. Jadi, jika Anda menemukan tujuan yang relevan dengan daftar pinjol syariah di atas, data ini bisa menjadi referensi. Namun, jika Anda ingin mencari pinjaman online aman terpecaya non-syariah, aplikasi pinjaman online berizin OJK Finmas bisa menjadi pilihan.

By admin